Jannatul-firdaus.net
Menyebar Ilmu Syar’i
Jannatul-firdaus.net
Menyebar Ilmu Syar’i
Bagikan…
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram




Intisari Tauhid: Hidayah dan Keamanan bagi Mereka yang Memurnikan Tauhidnya

- Oleh: Ustadz Dzulqarnain Muhammad Sunusi hafizhahullah
Allah Ta’âlâ berfirman:
الَّذِينَ آمَنُوا وَلَمْ يَلْبِسُوا إِيمَانَهُمْ بِظُلْمٍ أُولَئِكَ لَهُمُ الْأَمْنُ وَهُمْ مُهْتَدُونَ
“Orang-orang yang beriman dan tidak mencampurkan keimanan mereka dengan kezhaliman (syirik), mereka itulah orang-orang yang mendapat rasa aman dan merekalah orang-orang yang mendapat petunjuk.” [Al-An’âm: 82]
Makna Ayat Secara Global
Allah Subhânahu mengabarkan bahwa orang-orang yang ikhlas dalam beribadah hanya kepada Allah semata dan tidak menodai tauhidnya dengan kesyirikan, merekalah orang-orang yang mendapatkan keamanan dari rasa takut dan hal-hal yang tidak menyenangkan pada hari kiamat. Mereka adalah orang-orang yang mendapat petunjuk untuk berjalan di atas jalan yang lurus di dunia.
Faedah Ayat:
1. Keutamaan tauhid dan buah (tauhid) yang dapat dipetik di dunia dan di akhirat.
2. Bahwa syirik adalah kezhaliman yang membatalkan keimanan kepada Allah jika berupa syirik besar, dan mengurangi
keimanan jika berupa syirik kecil.
3. Bahwa syirik adalah dosa yang tidak diampuni.
4. Kesyirikan mengakibatkan ketakutan di dunia dan di akhirat.
[Diringkas dari Kitab Penjelasan Ringkas Kitab Tauhid karya Syaikh Shalih Al-Fauzan]
- sumber tulisan: https://dzulqarnain.net/
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

