Hari merupakan salah satu nikmat besar yang Allah –Tabaroka wa Ta’ala-ย siapkan bagi para hamba-Nya dalam mengejarย fadhilahย (keutamaan) besar di sisi-Nya.
Hari-hari dunia yang mencakup 360-an hari tidaklah memiliki martabat dan kedudukan yang sama di depan Allah -Azza wa Jalla-.ย
ย
Diantara hari-hari itu, ada hari-hari utama yang tidak tertandingi keutamaannya dibandingkan hari-hari lain.
ย
Allah -Azza wa Jalla- berfirman,
ุฅูููู ุนูุฏููุฉู ุงูุดูููููุฑู ุนูููุฏู ุงูููููู ุงุซูููุง ุนูุดูุฑู ุดูููุฑูุง ููู ููุชูุงุจู ุงูููููู ููููู ู ุฎููููู ุงูุณููู ูุงููุงุชู ููุงููุฃูุฑูุถู ู ูููููุง ุฃูุฑูุจูุนูุฉู ุญูุฑูู ู ุฐููููู ุงูุฏููููู ุงูููููููู ู ููููุง ุชูุธูููู ููุง ูููููููู ุฃูููููุณูููู ู ููููุงุชููููุง ุงููู ูุดูุฑูููููู ููุงูููุฉู ููู ูุง ููููุงุชููููููููู ู ููุงูููุฉู ููุงุนูููู ููุง ุฃูููู ุงูููููู ู ูุนู ุงููู ูุชูููููููย [ุงูุชูุจุฉ/36]
“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu dia menciptakan langit dan bumi,ย di antaranya empat bulan haram.ย Itulah (ketetapan) agama yang lurus, Maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan Ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa”.ย (QS. At-Taubah : 36)
ย
Itulah syariat mulia yang telah diturunkan oleh Allah -Tabaroka wa Ta’ala- kepada seluruh nabi bahwa empat bulan tersebut adalah bulanย haramย (mulia), seseorang dilarang melanggar kemuliaan hari-hari dari bulan-bulan haram itu!!ย Kemuliaan hari-hari ini telah masyhur dan terwarisi dari zaman ke zaman,ย sampai pun kaum kafir Quraisy yang mengklaim dirinya sebagai pengikut Nabi Ibrahim โalaihissalam– juga tetap menjaga kemuliaan empat tersebut. Mereka tak berani berperang di dalamnya. Jika ada diantara kaum Arab jahiliah dahulu yang melanggar hari ini, maka mereka adalah kaum yang paling buruk diantara mereka. Mereka amat takut dengan siksa Allah jika melanggar kemuliaan dari bulan-bulan itu.
ย
Seorang ulama yang bernamaย Zainuddin Muhammad bin Abi Bakr bin Abdil Qodir Ar-Roziyย –rahimahullah– berkata,
ูู ู ุงูุดููุฑ ุฃุฑุจุนุฉ ุญุฑู ุฃูุถุงุ ููู : ุฐู ุงููุนุฏุฉุ ูุฐู ุงูุญุฌุฉุ ูุงูู ุญุฑู ุ ูุฑุฌุจุ ุซูุงุซุฉ ุณุฑุฏ ููุงุญุฏ ูุฑุฏ ููุงูุช ุงูุนุฑุจ ูุง ุชุณุชุญู ูููุง ุงููุชุงู ุฅูุง ุญูุงู ุฎุซุนู ูุทูุฆ
“Diantara bulan-bulan itu, terdapat empat bulan haram (mulia), yaituย bulan Dzulqo’dah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab; tiga berturut-turut dan satunya terpisah (yakni, bulan Rajab). Dahulu orang-orang Arab tidak membolehkan berperang di dalamnya, kecuali dua kampung (suku), yaitu Khosy’am dan Thoyyi'”.ย [Lihatย Mukhtar Ash-Shihhahย (hal. 167), cet. Maktabah Lubnan, 1415 H]
Jadi, hari-hari utama di sisi Allah adalah empat bulan haram itu. Diantara empat bulan itu, ada yang paling mulia, yaituย Bulan Dzulhijjah.ย Di dalamnya terdapat berbagai macam jenis ibadah dan ketaatan yang dilakukan oleh kaum mukminin.
ย
Rasulullah –Shallallahu alaihi wa sallam– bersabda saat Haji Wada’,
ุฃููุงู ุฅูููู ุฃูุญูุฑูู ู ุงูุฃููููุงู ู ููููู ูููู ู ููุฐูุง , ุฃูุง ููุฅูููู ุฃูุญูุฑูู ู ุงูุดูููููุฑู ุดูููุฑูููู ู ููุฐูุง , ุฃูุง ููุฅูููู ุฃูุญูุฑูู ู ุงููุจููุงูุฏู ุจูููุฏูููู ู ููุฐูุง , ุฃููุงู ููุฅููู ูุฏูู ูุงุกูููู ู ูุฃูู ูููุงููููู ู , ุนูููููููู ู ุญูุฑูุงู ู , ููุญูุฑูู ูุฉู ููููู ูููู ู ููุฐูุง , ููู ุดูููุฑูููู ู ูุฐุง ูู ุจูููุฏูููู ู ููุฐูุง , ุฃููุงู ูููู ุจููููุบูุชู ุ ููุงูููุง ููุนูู ู , ููุงูู : ุงููููููู ูู ุงุดูููุฏู
“Ingatlah, sesungguhnya hari yang paling mulia adalah hari kalian ini.ย Ingatlah, sesungguhnya bulan yang paling mulia adalah bulan kalian ini (yakni, Dzulhijjah).ย Ingatlah, sesungguhnya negeri yang paling mulia adalah negeri kalian ini (yakni, Makkah). Ingatlah, sesungguhnya darah dan harta benda kalian adalah haram (untuk dilanggar) atas kalian, seperti haramnya hari kalian ini, di bulan kalian ini, di negeri kalian ini. Ingatlah, apakah aku telah menyampaikan?” Mereka (para sahabat) menjawab, “Ya”. Beliau bersabda, “Ya Allah, persaksikanlah”.ย [HR. Ahmad dalamย Al-Musnadย (3/80) dan Ibnu Majah dalamย Sunan-nya (no. 3931). Hadits ini di-shohih-kan oleh Syaikh Al-Albaniy dalamย Shohih Ibnu Majahย (3931) dan Syu’aib Al-Arna’uth dalamย Takhrij Al-Musnadย (no. 11762)]
ย
Hadits ini amat gamblang menyatakan bahwa bulan yang paling afdhol (utama) adalah bulan Dzulhijjah. Seorang muslim amat dilarang keras melakukan perbuatan maksiat di dalamnya, karena saking mulianya hari-hari di sisi Allah.
ย
Al-Imam Al-Hafizh Abul Faroj Ibnu Rajab Al-Hambaliyย –rahimahullah– berkata,
ููุฐุง ููู ูุฏู ุนูู ุฃู ุดูุฑ ุฐู ุงูุญุฌุฉ ุฃูุถู ุงูุฃุดูุฑ ุงูุญุฑู ุ ุญูุซ ูุงูู ุฃุนุธู ูุง ุญุฑู ุฉ .
“Semua ini menunjukkan bahwa Bulan Dzulhijjah adalah seutama-utamanya bulan haram, sebab ia merupakan bulan yang paling besar kehormatannya”.ย [Lihatย Fathulย Bariย (6/122) karya Ibnu Rajab]
ย
Para pembaca yang budiman, setelah kita mengetahui keutamaan Bulan Dzulhijjah bahwa ia adalah Bulan yang paling mulia dan utama diantara bulan-bulan lainnya, maka disini perlu jelaskan lagi bahwaย diantara hari-hari dari Bulan Dzulhijjah, ada hari-hari yang paling utama.ย Itulah 10 hari pertama dari Bulan Dzulhijjah!!
ย
Rasulullah -Shallallahu alaihi wa sallam- bersabda,
ุฃูููุถููู ุฃููููุงู ู ุงูุฏููููููุง ุฃูููุงู ู ุงูุนูุดูุฑู
“Hari-hari dunia yang paling utama adalah 10 hari pertama (dari Bulan Dzulhijjah)”.ย [HR. Al-Bazzar sebagaimana dalamย Kasyful Astarย (no. 1128). Hadits ini dinilai shohih oleh Syaikh Al-Albaniy dalamย Shohih Al-Jami’ Ash-Shogierย (1133)]
ย
Al-Hafizh Zainuddin Abdur Rahman bin Syihabiddin Al-Baghdadiyย -rahimahullah- berkata,
ููููุฐูุง ููุฏูููู ุนูููู ุฃูููู ุนูุดูุฑู ุฐููู ุงููุญูุฌููุฉู ุฃูููุถููู ู ููู ุนูุดูุฑู ุฑูู ูุถูุงูู ุ ููููุงูููููู ููุฃููููุงู ููู .
“Ini menunjukkan bahwa 10 hari pertama dari Bulan Dzulhijjah lebih afdhol dibandingkan 10 hari terakhir dari Bulan Ramadhan, baik malam maupun siangnya”.ย [Lihatย Fathulย Bariย (6/121) karya Ibnu Rajab, denganย tahqiqย Abu Mu’adz Thoriq binย Awadhullah bin Muhammad, cet. Dar Ibnil Jawziy, 1422 H]
ย
Keutamaan yang amat besar ini Allah berikan kepada 10 hari itu, karena di dalamnya terjadi berbagai macam warna ibadah dan ketaatan yang amat dicintai oleh Allah -Subhanahu wa Ta’ala-.
ย
Al-Imam Abdur Rauf Al-Munawiyย –rahimahullah– berkata saat menjelaskan sisi pengutamaan 10 hari pertama dari Bulan Dzulhijjah,
ูุฅุฌุชู ุงุน ุฃู ูุงุช ุงูุนุจุงุฏุฉ ููู ููู ุงูุฃูุงู ุงูุชู ุฃูุณู ุงููู ุจูุง ูู ุงูุชูุฒูู ุจูููู {ููุงููููุฌูุฑู ููููููุงูู ุนูุดูุฑู}ุ ูููุฐุง ุณูููู ุงูุฅูุซุงุฑู ู ู ุงูุชูููู ูุงูุชูุจูุฑ ูุงูุชุฌู ูุฏ ููู ููุณุจุชูุง ุฅูู ุงูุฃูุงู ููุณุจุฉ ู ูุงุถุน ุงููุณู ุฅูู ุณุงุฆุฑ ุงูุจูุงุนุ ูููุฐุง ุฐูุจ ุฌู ุน ุฅูู ุฃูู ุฃูุถู ู ู ุงูุนุดุฑ ุงูุฃุฎูุฑ ู ู ุฑู ุถุงู
“Karena berkumpulnya pokok-pokok ibadah di dalamnya. Dia adalah hari-hari yang digunakan bersumpah oleh Allah dalam Al-Qur’an melalui firman-Nya (yang artinya: ) “Demi Fajar dan 10 hari).”
Lantaran ini, disunnahkan memperbanyak tahlil (ucapan laa ilaaha illallah), takbir, dan tahmid di dalamnya. Penyandarannya kepada hari-hari seperti penyandaran tempat-tempat ibadah hubungannya dengan seluruh tempat. Sebab inilah, sekelompok ulama berpendapat bahwa 10 hari pertama Bulan Dzulhijjah adalah lebih afdhol (utama) dibandingkan 10 hari terakhir dari Bulan Ramadhan”.ย [Lihatย Faidhul Qodirย (2/51), cet. Al-Maktabah At-Tijariyyah Al-Kubro, 1356 H]
ย
Terakhir, kami juga perlu jelaskan bahwa diantara 10 hari pertama dari Bulan Dzulhijjah,ย ada satu hari yang paling utama dan mulia!!ย Hari apakah itu? Jawabnya,ย Hari Raya Idul Adh-ha yang kita kenal dengan “Hari Raya Idul Qurban” atau “Yaumun Nahr” (Hari Penyembelihan)
Nabi –Shallallahu alaihi wa sallam– bersabda,
ุฅูููู ุฃูุนูุธูู ู ุงูุฃููููุงู ู ุนูููุฏู ุงูููููู ุชูุจูุงุฑููู ููุชูุนูุงููู ููููู ู ุงููููุญูุฑู ุซูู ูู ููููู ู ุงููููุฑูู . ููุงูู ุนููุณูู ููุงูู ุซูููุฑู ูููููู ุงููููููู ู ุงูุซููุงููู.
“Sesungguhnya hari yang paling agung di sisi Allah -Tabaroka wa Ta’ala- adalahย Yaumun Nahr (Hari Penyembelihan),ย kemudian Hari Tinggal”.
Isa (rawi hadits) berkata, “Tsaur berkata,ย “Dia (Hari Tinggal) adalah hari kedua”.ย [HR. Abu Dawud dalamย Sunan-nya (1765) dan Ahmad dalamย Al-Musnadย (4/350). Hadits ini dinilaiย shohihย oleh Syaikh Al-Albaniy -rahimahullah- dalamย Takhrij Al-Misykahย (no. 2643)]
ย
Bayangkan saja keutamaan hari-hari tersebut ternyata amal-amal sholih di dalamnya amat afdhol, bahkan lebih afdhol dibandingkan amalan-amalan yang dikerjakan pada hari-hari lainnya.
Nabi –Shallallahu alaihi wa sallam– bersabda,
ู ูุง ู ููู ุงูุฃููููุงู ู ุฃููููุงู ู ุงููุนูู ููู ููููู ุฃูููุถููู ู ููู ููุฐููู ุงูุฃููููุงู ู ููููู : ูููุงู ุงููุฌูููุงุฏู ููู ุณูุจูููู ุงูููู ุ ููุงูู : ูููุงู ุงููุฌูููุงุฏู ููู ุณูุจูููู ุงูููู ุ ุฅููุงูู ุฑูุฌููู ุฎูุฑูุฌู ุจูููููุณููู ููู ูุงูููู ุ ููููู ู ููุฑูุฌูุนู ุจูุดูููุกู ู ููููู.
“Tidak ada hari-hari yang beramal padanya lebih utama dibandingkan hari-hari ini (yakni, 10 hari pertama Dzulhijjah). Ditanyakan, “Tidak pula jihad di jalan Allah (bisa mengalahkannya)?
Beliau (Rasulullah -Shallallahu alaihi wa sallam-) menjawab,
“Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali seorang yang keluar membawa jiwa dan hartanya, lalu ia pun tidak lagi kembali dengan membawa sedikit pun dari hal itu.”ย [HR. Ahmad dalamย Al-Musnadย (1/346) dengan sanad yangย shohihย dari Ibnu Abbas -radhiyallahu anhu-]
ย
Al-Imam Al-Hafizh Ibnu Rajab Al-Hambaliyย –rahimahullah– berkata setelah membawakan sejumlah hadits-hadits tentang keutamaan 10 hari pertama Dzulhijjah, maka beliau berkata,
ููุฐู ุงููุตูุต : ุชุฏู ุนูู ุฃู ูู ุนู ู ูู ุงูุนุดุฑ ูุฅูู ุฃูุถู ู ู ุงูุนู ู ูู ุบูุฑู ุ
“Nash-nash ini menunjukkan bahwa setiap amalan pada 10 hari pertama Dzulhijjah adalah lebih utama dibandingkan amalan pada selainnya.”ย [Lihatย Fathulย Bariย (6/120) oleh Ibnu Rajab]
ย
Inilah hari-hari utama yang ada di sisi Allah -Azza wa Jalla-. Karenanya, manfaatkanlah hari-hari itu dalam memperbanyak amal-amal sholih. Di hari-hari itu Allah lipat gandakan pahala dan keutamaannya. Apalagi Hari Idul Qurban, kita kejar keutamaannya dengan merayakannya dan menghiasinya dengan sholat ied, menyembelih hewan qurban. Bagi yang berhaji, melakukan berbagai macam manasik dan ibadah yang disyariatkan bagi mereka pada hari itu.ย Keutamaan ini harus kita hadirkan dalam hati,ย agar kita menghargai keutamaan beramal di dalamnya, sehingga kita bersemangat, tidak bermalas-malasan dalam meraih keutamaannya!!
ย
Hendaknya kita perbanyak amal-amal sholih di 10 hari pertama dari Dzulhijjah, seperti berpuasa sunnah dari awal bulan sampai tanggal 9 Dzulhijjah yang kita kenal denganย “Puasa Arofah”.
Demikian pula kita perbanyak sedekah kepada fakir-miskin, anak-anak yatim, dan janda-janda yang mengalami kesusahan hidup akibat ditinggal suami, demi meringankan hidup mereka.
ย
Di hari-hari itu sebaiknya kita memperbanyak doa, dzikir, membaca atau menghafal Al-Qur’an, bersholawat untuk Nabi -Shallallahu alaihi wa sallam-, membantu orang lain, menyebarkan ilmu dan kebaikan, serta menahan diri dari berbagai maksiat.
Jangan lupa memperbanyak sholat-sholat sunnah danย qiyamullailย di 10 hari pertama dari Bulan Dzulhijjah
Para pembaca yang budiman, sebuah pertanyaan muncul ke permukaan, “Setelah kita tahu keutamaan 10 hari dari Bulan Dzulhijjah itu, nah manakah yang lebih utama antara hari-hari itu dengan 10 hari terakhir dari Bulan Romadhon?”
ย
Pertanyaan ini dijawab tuntas olehย Ibnu Qoyyim Al-Jauziyyahย –rahimahullah-,
ููุงูุตูููุงุจู ููููู ุฃููู ููููุงูู ููููุงููู ุงููุนูุดูุฑู ุงููุฃูุฎููุฑู ู ููู ุฑูู ูุถูุงูู ุฃูููุถููู ู ููู ููููุงููู ุนูุดูุฑู ุฐูู ุงููุญูุฌูุฉู ููุฃูููุงู ู ุนูุดูุฑู ุฐูู ุงููุญูุฌูุฉู ุฃูููุถููู ู ููู ุฃูููุงู ู ุนูุดูุฑู ุฑูู ูุถูุงูู ููุจูููุฐูุง ุงูุชูููุตูููู ููุฒูููู ุงููุงุดูุชูุจูุงูู ููููุฏููู ุนููููููู ุฃููู ููููุงูููู ุงููุนูุดูุฑู ู ููู ุฑูู ูุถูุงูู ุฅููู ูุง ููุถูููุชู ุจูุงุนูุชูุจูุงุฑู ููููููุฉู ุงููููุฏูุฑู ูููููู ู ููู ุงูููููุงููู ููุนูุดูุฑู ุฐูู ุงููุญูุฌูุฉู ุฅููู ูุง ููุถููู ุจูุงุนูุชูุจูุงุฑู ุฃูููุงู ููู ุฅุฐู ููููู ููููู ู ุงูููุญูุฑู ููููููู ู ุนูุฑูููุฉู ููููููู ู ุงูุชูุฑูููููุฉู .
“Yang benar tentang hal ini, dikatakan, “Sepuluhย malamย terakhir Romadhon lebih utama dibandingkan 10 malam pertama dari Bulan Dzulhijjah. Sedangkan 10 hari pertama (yakni, siang hari pertama) dari Bulan Dzulhijjah lebih utama dibandingkan 10 hari terakhir (yakni,ย siangย hari) dari Bulan Romadhon. Dengan rincian ini, hilanglah kerancuan. Hal ini ditunjukkan atasnya bahwa 10 malam terakhir Romadhon hanyalah diutamakan dengan meninjau adanya Malam Lailatul Qodr, dan ia termasukย waktu malam,ย sedangkan 10 hari pertama Dzulhijjah hanyalah diutamakan karena meninjauย siang harinya.ย Sebab di dalamnya terdapat Hari Nahr (Hari Raya Qurban), Hari Arafah dan Hari Tarwiyah (yakni, tanggal 8 Dzulhijjah)”.ย [Lihatย Zaadul Ma’adย (1/57) karya Ibnu Qoyyim, denganย tahqiqย Abdul Qodir Al-Arna’uth dan Syu’aib Al-Arna’uth, cet. Mu’assasah Ar-Risalah, 1421 H]
ย
Kesimpulan dari Ibnul Qoyyim akan menempatkan semua dalil pada tempatnya, tanpa ada penolakan terhadap sebagian dalil[1]. Ini adalah metode pengombinasian yang amat tepat sekali.
Di dalam hadits lain dari Abu Hurairah –radhiyallahu anhu– bahwa Nabi -Shallallahu alaihi wa sallam- bersabda,
ุฎูููุฑู ููููู ู ุทูููุนูุชู ุนููููููู ุงูุดููู ูุณู ููููู ู ุงููุฌูู ูุนูุฉู
“Sebaik-baik hari yang matahari terbit atasnya adalah Hari Jumat”.ย [HR. Muslim dalamย Shohih-nya (no. 854) dan Ahmad dalamย Al-Musnadย (2/512)]
ย
Adapun hadits ini, maka yang dimaksud bahwa Hari Jumat adalah hari yangย paling afdhol dalam sepekan, sedangย Hari Iedul Adh-haย adalah hari yangย paling afdhol dalam setahun.ย [Lihatย Tahdzib As-Sunanย (5/143) oleh Ibnu Qoyyim Al-Jawziyyah]
ย
ย
ย
ย
ย
[1]ย Kesimpulan yang beliau sampaikan sebenarnya adalah pernyataan guru yang mulia, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah -rahimahumallah- sebagaimana anda bisa lihat dalamย Tahdzib As-Sunanย (6/315).